Penyakit PMK Naik jadi 536 Kasus, Pemkab Jombang Bahas Opsi Penutupan Pasar Hewan

Penyakit PMK Naik jadi 536 Kasus, Pemkab Jombang Bahas Opsi Penutupan Pasar Hewan
Sapi milik warga Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang yang juga terkena PMK. (istimewa)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Jombang terus meningkat signifikan. Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (DPP) Kabupaten Jombang, Mochamad Saleh, menyebutkan angka terbaru mencapai 536 kasus.

Baca Juga :Proyek Flyover Kali Bambang, Gusur 486 Makam, Warga Mulai Bongkar dan Pindahkan Jenazah

“Jumlah ini akumulasi dari Desember 2024 sebanyak 282 kasus, 41 kasus awal Januari 2025, dan penambahan hingga Senin, 13 Januari 2025. Saat ini, 23 ekor sapi mati, 65 sapi terpaksa dipotong, 254 masih sakit, dan 193 sapi sembuh,” ujar Saleh, Selasa (14/1/2025)

Read More

Pemkab Jombang terus melakukan upaya penanganan. Salah satunya penyemprotan disinfektan di pasar hewan sebagai langkah menekan penyebaran virus. Selain itu, Pemkab Jombang tengah menggodok kebijakan penutupan pasar hewan, yang dianggap sebagai lokasi utama persebaran PMK.

Baca Juga :Dinkes Kota Batu Buat Langkah Antisipatif Cegah Penyebaran HMPV

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *