Kediri, SEJAHTERA.CO – Kemasan beras medium 5 kilogram dijual seharga premium ditemukan dalam inspeksi mendadak (sidak) petugas gabungan di sejumlah pasar tradisional dan toko kelontong di Kota Kediri, Selasa (22/7/2025).
Salah satunya beras merek Sri Putih yang dijual hingga Rp 72 ribu per kemasan—padahal harga seharusnya hanya sekitar Rp 62 ribu.
Penjualan beras medium dengan harga premium itu ditemukan di salah satu toko kelontong di wilayah Kecamatan Pesantren. Menariknya, beras Sri Putih tersebut justru laris diburu warga, meski tanpa label “premium” di kemasannya.
Baca Juga :Gunakan Visa Wisata untuk Kursus Bahasa di Pare, WNA Jepang Dideportasi
“Itu saya dapatkan dari sales keliling yang datang menawarkan beras. Tapi datangnya tidak menentu,” ujar Imroatul, pemilik toko, Rabu (23/7/2025).
Menurutnya, meski tidak ada tulisan “premium” di kemasan, kualitas beras tersebut dianggap mendekati beras premium merek Lahap. Banyak warga yang membeli tanpa mempertanyakan jenis atau label, karena menganggap kualitasnya bagus.
Kabid Pengembangan Perdagangan Disperdagin Kota Kediri, Rice Oryza Nusivera, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan beras medium dijual seharga Rp 73 ribu—jauh di atas harga normal.
“Semua beras premium wajib mencantumkan label di kemasannya. Kami menduga masyarakat terkecoh karena mengira kualitasnya premium padahal medium, namun dijual dengan harga premium,” jelas Rice.



















