Kediri, SEJAHTERA.CO – Sumur bor yang dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Dusun Templek, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri kini mulai mengeluarkan air bersih setelah proses pengeboran mencapai kedalaman sekitar 100 meter.
Keberhasilan keluarnya air bersih dari sumur bor tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini menghadapi persoalan kualitas air.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan Tentara Nasional Indonesia melalui Kodim 0809/Kediri.
Kepala Dusun Templek, Asik, mengatakan lokasi pembangunan sumur bor sebelumnya merupakan sumur lama peninggalan warga yang sudah puluhan tahun tidak dimanfaatkan.
Baca Juga :Ancam Keselamatan, Satreskrim Polres Kediri Kota Imbau Warga Tak Bermain Mercon di Bulan Ramadan
“Dulu ini sumur tua peninggalan Mbah Wo. Sudah lama tidak dipakai, tempatnya juga rimbun dan bahkan sempat dijadikan tempat pembuangan sampah,” kata Asik, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, sumur lama tersebut hanya memiliki kedalaman sekitar 6 hingga 8 meter sehingga kualitas air yang dihasilkan kurang baik.
Selain itu, kondisi lingkungan sekitar yang pernah dipenuhi timbunan sampah serta kedekatan sumber air dengan sanitasi rumah tangga membuat air yang digunakan masyarakat sering keruh dan berbau.



















