Blitar, SEJAHTERA.CO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Blitar terus turun ke lapangan untuk melakukan perekaman KTP elektronik. Langkah ini dilakukan guna mewujudkan target capaian remaja berusia 17 tahun agar telah memiliki kartu identitas.
Baca juga:Dampak Insiden Bekasi Timur Sejumlah KA yang Berhenti di Stasiun Blitar Alami Kelambatan Tinggi
Kepala Dispendukcapil Kota Blitar, Wahyudi Eko Surono, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan dengan sistem jemput bola, yakni mendatangi puluhan sekolah menengah atas sederajat.
Para remaja yang berusia 16 tahun dilakukan perekaman mulai dari sidik jari, iris mata, dan data biometrik lainnya. Dengan demikian, saat genap berusia 17 tahun, mereka tidak perlu lagi melakukan perekaman.
“Jadi lebih ringkas. Ketika tepat usia 17 tahun sudah memiliki atau mengantongi identitas berupa KTP,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Berdasarkan data, terdapat sekitar 1.071 pelajar yang menjadi sasaran perekaman. Rinciannya, sebanyak 573 pelajar laki-laki dan sisanya perempuan.



















