KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Hujan ringan hingga sedang yang mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Kediri di tengah musim kemarau mengejutkan warga. Fenomena tersebut terjadi sekitar tiga hari lalu di Kecamatan Pare, Kepung, Puncu, dan Kandangan pada pukul 14.30–16.00 WIB.
Baca juga:Dinsos Kota Kediri Salurkan BLT DBHCHT Lansia kepada 533 Penerima, Berikut ini Syaratnya
Sebelumnya, sejak pagi langit di sejumlah wilayah, seperti Ngancar, Wates, dan Plosoklaten, tampak mendung sebelum hujan turun pada sore hari.
Ketua Tim Kerja Publik BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri, Satria Krida Nugraha, menjelaskan hujan tersebut dipicu oleh gelombang ekuator Rossby yang sedang melintas di wilayah Indonesia.
Menurutnya, fenomena tersebut memengaruhi kondisi atmosfer sehingga memicu pembentukan awan hujan meski wilayah Kediri masih berada dalam musim kemarau.
“Kondisi seperti ini merupakan hal yang normal. Adanya hujan pada musim kemarau dipengaruhi fenomena gelombang ekuator Rossby,” ujar Satria.
Ia menjelaskan, keberadaan gelombang Rossby turut menurunkan kecepatan angin dari kondisi normal serta meningkatkan potensi hujan lokal, terutama pada sore hingga malam hari.



















