BMKG: Hujan di Kediri Saat Musim Kemarau Dipicu Gelombang Rossby, Kondisi Masih Normal

Gambaran kondisi perubahan cuaca di Kabupaten Kediri di bulan ini saat kemarau timbul hujan.
Gambaran kondisi perubahan cuaca di Kabupaten Kediri di bulan ini saat kemarau timbul hujan.(gambar: istimewa)

BMKG memperkirakan kondisi tersebut hanya bersifat sementara. Memasuki akhir Juli hingga awal Agustus, cuaca di Kediri diperkirakan kembali normal sebagaimana karakteristik musim kemarau, yakni didominasi cuaca cerah hingga berawan dengan peluang hujan yang lebih rendah.

“Cuaca akan kembali normal seperti musim kemarau pada umumnya,” jelasnya.

Satria juga menyampaikan prakiraan curah hujan bulanan untuk periode Agustus 2026 hingga Januari 2027. Pada Agustus hingga Oktober, curah hujan diperkirakan masih berada pada kategori rendah, yakni 0–20 milimeter per bulan.

Read More

Memasuki November, curah hujan mulai meningkat meski belum merata, dengan sebagian besar wilayah masih berada pada kategori rendah hingga menengah, yakni sekitar 50–100 milimeter per bulan.

Baca juga:Pucuk Pimpinan Polres Kediri Berganti dari AKBP Bramastyo Aji ke AKBP Dr. Mohamad Wahyudin

Selain itu, BMKG memprediksi fenomena El Nino yang terjadi tahun ini berpotensi menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih panjang sehingga awal musim hujan diperkirakan mengalami kemunduran.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *