Imbas Leprospirosis, Dinkes Tulungagung Temukan Satu Orang Meninggal Dunia

Imbas Leprospirosis, Dinkes Tulungagung Temukan Satu Orang Meninggal Dunia
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardani saat memberikan pernyataan soal kasus leptospirosis di Tulungagung.(isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sepanjang tahun 2024, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung menemukan sejumlah kasus leptospirosis di Kabupaten Tulungagung.

Sebanyak dua orang petani dinyatakan meninggal dunia, salah satunya meninggal terjangkit leptospirosis Agustus ini.

Baca Juga : Fiska Indra Pratama, Petani Milenial, Berjuang Keras Kembangkan Melon “Asing” Lewat Hidroponik

Read More

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardani mengatakan, selama delapan bulan terakhir telah menemukan sebanyak 16 kasus leptospirosis menjangkiti di beberapa wilayah Kabupaten Tulungagung.

Dua orang terjangkiti leptospirosis meninggal dunia diduga tertular dari urine hewan terinfeksi seperti tikus. “Totalnya ada 16 kasus leptospirosis di Tulungagung sepanjang tahun 2024. Ada dua korban diantaranya yang meninggal dunia,” kata Desi Lusiana Wardani, Minggu (25/8/2024).

Sedangkan Agustus 2024, terdapat tiga kasus warga Tulungagung yang terpapar leptospirosis dan satu orang meninggal dunia. Jika dibandingkan dengan temuan kasus tahun 2023, temuan kasus dan angka kematiannya terbilang sama.

Baca Juga :Borong 37 Medali Emas, Jatim Juara Umum LKS Nasional

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *