Jombang, SEJAHTERA.CO – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jombang yang merenggut 4 nyawa menjadi perhatian otoritas kesehatan setempat. Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jombang, Syaiful Anwar, menyebut peran aktif masyarakat dalam pencegahan penyakit tersebut sangat diperlukan.
Anwar juga mengungkapkan, dengan 331 kasus tercatat, yang mana mencakup kasus DBD, Demam Dengue, dan suspek Demam Dengue (DD), langkah proaktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi sangat penting.
Meski demikian, Dinkes Jombang belum menyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB), dan masih menunggu instruksi dari Kementerian Kesehatan.
“Dengan meningkatkan kesadaran akan PSN, seperti menutup rapat penampungan air dan menguras bak mandi secara berkala, masyarakat dapat membantu mengurangi habitat nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor penyakit DBD,” katanya, seusai rilis bersama dengan RSUD Jombang, Kamis (22/2/2024).
Selain itu, Anwar juga mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan setempat saat mengalami gejala seperti demam tinggi dan nyeri kepala yang tak kunjung reda.
“Tindakan cepat ini dapat memungkinkan deteksi dini dan penanganan yang tepat, yang dapat menyelamatkan nyawa,” tandasnya.



















