Kekeringan di Kabupaten Ponorogo Meluas, 344 KK Krisis Air Bersih

Kekeringan di Kabupaten Ponorogo Meluas, 344 KK Krisis Air Bersih

“Ada juga yang masih kami assessment yakni di Dayakan, Badegan. Tapi memang ketiga dusun itu sudah masuk dalam 41 dusun yang berpotensi rawan krisis air bersih,” jelasnya.

Masun menambahkan, sebenarnya dua dari empat lokasi kekeringan tersebut sudah memiliki fasilitas Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Akan tetapi debit air yang dikeluarkan tidak sebanding dengan konsumsi masyarakat, sehingga perlu adanya bantuan droping dari BPBD.

“Dungus dan Krajan itu punya Pamsimas tapi ya memang debit air mengecil, sehingga perlu dibantu droping air bersih,” paparnya.

Read More

Jika dihitung, jumlah warga yang terdampak kekeringan di empat lokasi tersebut mencapai sekitar 344 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 1.061 jiwa. Dengan rincian Jenggring 60 KK atau 200 jiwa, Dusun Krajan 21 KK atau 70 jiwa, Dusun Sukun, 13 KK atau 41 jiwa, dan Dusun Dungus 250 KK atau 750 jiwa.

“Untuk saat ini langkah kita lakukan droping, sesuai kebutuhan ada yang 2 kali seminggu ada yang 1 kali seminggu, melihat kondisi air di lokasi,” pungkasnya. (son)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *