Mas Ipin Hadiri Doa Bersama untuk Keselamatan 8 ABK KM Mandala

Mas Ipin Hadiri Doa Bersama untuk Keselamatan 8 ABK KM Mandala

Bahkan pencarian diperluas hingga wilayah perairan Kabupaten Tulungagung selama sembilan hari. Meskipun telah dilakukan perpanjangan waktu pencarian dari batas standar operasional, namun belum membuahkan hasil.

“Setelah semua daya dan upaya secara fisik dilakukan untuk melakukan pencarian korban, tapi manusia punya batas kemampuan. Kita bisa berencana tapi terkadang rencana Allah itu lebih baik,” imbuhnya.

Berkaca dari insiden itu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Timur berharap para nelayan bisa mengambil hikmahnya.

Read More

Ke depannya diharapkan agar meningkatkan standar keamanan melaut, seperti misalnya mengenakan pelampung saat melaut. Keamanan itu bukan hanya untuk nelayan, namun juga keberlangsungan hidup keluarganya.

“Untuk itu tolong yang pertama bekali diri kita dengan keamanan yang cukup sebelum melaut, pakailah pelampung. Kepada kepala dinas perikanan tolong tambah kemanan bagi nelayan. Sedangkan kepada pemilik kapal yang mampu tolong berikan keamanan secara mandiri, toh yang kita lindungi ini juga keluarga kita,” pungkasnya.

Sebelumnya kapal jenis purse seine bernama lambung KM Mandala mengalami kecelakaan laut di Perairan Gayasan Blitar pada 7 September lalu. ABK yang mengangkut 23 ABK itu mengalami kecelakaan saat hendak pulang. Sebanyak 15 ABK berhasil menyelamatkan diri, namun delapan diantaranya hingga saat ini belum diketemukan. (ase)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *