Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Puluhan ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tulungagung akan menerima bantuan sosial (Bansos) beras medium.
Bansos tersebut diberikan setelah terjadinya kenaikan harga beras selama satu bulan terakhir.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Agus Suswantoro mengatakan, untuk data total KPM di Kabupaten Tulungagung yang akan mendapatkan bansos tersebut berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos).
Sedangkan untuk total KPM penerima bansos beras tersebut yakni ada sebanyak 89.343 KPM di Kabupaten Tulungagung. Nantinya masing-masing KPM akan menerima bansos berupa beras medium jenis Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 30 kilogram beras.
“Data KPM dari pemerintah pusat yang mana nantinya bantuan beras tersebut digelontorkan langsung oleh pemerintah pusat,” kata Agus Suswantoro, Rabu (20/9).
Sedangkan penyalurannya sendiri, ungkap Agus, akan dilakukan secara bertahap mulai bulan ini yang mana nantinya 30 kilogram beras medium SPHP yang diterima KPM untuk bulan Oktober, November, dan Desember 2023. Hal itu berarti setiap satu bulan, masing-masing KPM menerima 10 kilogram beras.
Secara teknis, beras medium SPHP dari pemerintah pusat itu akan diberikan secara langsung pada masing-masing desa/kelurahan di Tulungagung. Nantinya, masing-masing desa/kelurahan tersebut yang akan menyalurkan secara langsung beras-beras tersebut kepada masing-masing KPM.



















