Sleman, SEJAHTERA.CO – Meski hanya membawa pulang 1 poin, Madura United FC tetap kokoh di puncak klasemen sementara BRI Liga 1 Indonesia dengan 27 poin.
Pada laga pekan 12, Madura United FC kontra PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (24/9), bermain imbang 1-1.
Sementara pada menit ke-8, pemain muda Madura United FC, Yuda Editya Pratama kolabs usai mukanya terkena bola hasil sepakan Jonathan Bustos. Dia pun harus dilarikan ke rumah sakit rujukan terdekat.
Pelatih Madura United FC Mauricio Souza harus mengubah strategi dengan terpaksa memasukkan Salim Akbar Tuharea pada menit ke-12 sebagai pemain sesama slot U-23.
Pergantian tersebut tidak mengubah surutnya serangan skuat berjuluk Laskar Sape Kerrab itu. Sebaliknya dengan PSS Sleman, yang juga kian gencar menekan lini pertahanan Fachruddin W. Aryanto cs.
Serangan tin tuan rumah akhirnya mampu memecahkan kebuntuan. Pada menit ke-37, Hoky Caraka mampu menyundul bola masuk ke gawang yang dikawal Wawan Hendrawan.
Namun Madura United tidak tinggal diam. Tim tersebut mampu membalas pada babak kedua melalui pemain pengganti. Menariknya, prosesnya sama-sama melalui skema bola mati dan heading.
Pencetak gol tim tamu ialah Malik Risaldi, yang masuk pada awal 45 menit kedua. Kedudukan 1-1 itu bertahan hingga peluit panjang.
Pelatih Madura United FC Mauricio Souza mengakui, PSS Sleman bermain baik. Meski pihaknya berjuang maksimal, tiga poin tidak diraih.
“Kami melawan tim yang kuat. Mereka pantas dapat hasil ini. Kami telah berjuang sepanjang pertandingan untuk dapat hasil maksimal,” katanya.
Tambahan poin tersebut membuat posisi Madura United FC di puncak klasemen masih kokoh. Tim berusia tujuh tahun ini telah mengemas 27 poin atau unggul lima poin dari pesaing terkuatnya Borneo FC Samarinda dengan 25 poin.



















