Pasalnya Blitar adalah kawasan mataraman, sama dengan Jawa Tengah. Sementara Mahfud juga demikian. Sudah akrab dengan wong Jawa Timur dan memiliki kedekatan pula dengan Blitar. “Cocok pokoknya,” katanya.
Pasca deklrasi, DPC PDI-Perjuangan pun langsung merapatkan barisan untuk memenangkan pasangan ini. Bahkan siap mengulang prestasi pemilihan presiden 2019 lalu.
Saat itu perolehan suara Jokowi-Makruf lebih dari 80 persen. Itu pula yang bakal diulang pada perhelatan 2024 nanti. “Bahkan kalau bisa 90 persen. Kami siap memenangkan,” katanya.
Mantan bupati Blitar ini menambahkan, seluruh pengurus partai sudah siap sosialasi. Mulai pengurus hingga kader banteng, juga siap tempur dan memanasi mesin politik tinggal menunggu instruksi. “Targetnya pasangan PDI-Perjuangan harus unggul di Kabupaten Blitar,” pungkasnya. (Ziz)



















