Disdikbud Jombang Komitmen Penyelamatan Situs Cagar Budaya, Potensi Arkeologis dan Jadi Wahana Edukasi

Disdikbud Jombang Komitmen Penyelamatan Situs Cagar Budaya, Potensi Arkeologis dan Jadi Wahana Edukasi

Jombang, SEJAHTERA.CO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang bekerjasama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Jatim Wilayah XI telah selesai  melakukan ekskavasi  Situs Watu Kucur di Dusun Penanggalan, Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupeten Jombang.

Hal ini juga untuk penyelamatan situs cagar budaya dan salah satu wujud nyata nilai sejarah di Jombang dan bisa menjadi wahana edukasi.

Disampaikan Senen, Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, pihaknya berkomitmen untuk menyelamatkan situs cagar budaya dan salah satu wujud nyata adalah dengan dilakukannya ekskavasi terhadap beberapa situs di Kabupaten Jombang, salah satunya kemarin sudah melaksanakan ekskavasi tahap kedua di Situs Watukucur dilakukan selama 10 hari dari tanggal 11 hingga 20 Oktober 2023.

Read More

“Penyelamatan cagar budaya ini dilakukan ekskavasi tak lain adalah untuk menyelematkan potensi arkeologis yang terkubur di dalam tanah. Karena tidak kami pungkiri, situs cagar budaya yang ada di Jombang menyimpan potensi arkeologis yang cukup besar. Untuk itu, kami bersama BPK Jawa Timur melakukan ekskavasi dan untuk situs di Watu kucur sudah tahap ke ketiga dan akan melaksanakan ekskavasi di situ-situs lainnya,” ungkap Senen kepada koran memo, Minggu (29/10).

Selain situs Watukucur, Kadisdikbud Jombang juga akan melanjutkan ekskavasi warisan leluhur yang nampak indah di situs Mbah Blawu yang terletak di Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto. Namun, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang untuk melakukan pengangkatan limbah B3 di sekitar situs.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *