Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Polres Trenggalek mengerahkan personel Bhabinkamtibmas ke sekolah – sekolah di Bumi Menak Sopal. Mereka diterjunkan untuk memberikan sosialisasi sebagai upaya mencegah agar tidak terjadi kasus perundungan anak di lingkungan sekolah.
Sebab perundungan berdampak negatif, secara fisik, akademik, sosial maupun psikologi generasi penerus bangsa.
Potret itu salah satunya terlihat di SDN 2 Tegaren di Kecamatan Tugu. Dalam sebuah ruang kelas khusus itu, Bripka Jaswadi anggota Polsek Tugu memberikan edukasi seputar jenis dan dampak perundungan. Metode edukasi itu disesuaikan dengan jenjang usia sehingga anak lebih memahami tentang materi yang disampaikan.
“Lebih banyak bercerita dan memberikan contoh konkret bagaimana perundungan ini bisa mempengaruhi seseorang, dampaknya dan apa yang harus dilakukan agar hal ini tidak sampai terjadi dan bagaimana mengatasinya,” Kata Kapolsek Tugu, AKP Panut.
Dengan masifnya edukasi itu, pihaknya berharap bisa menekan potensi perundungan dil ingkungan sekolah sehingga anak benar-benar aman dan nyaman belajar di sekolah. Untuk itu, pihaknya menginstruksikan jajarannya termasuk Bhabinkamtibmas untuk lebih intens lagi memberikan edukasi terkait perundungan di sekolah.



















