Batu, SEJAHTERA.CO – Persiapan menghadapi bencana Hidrometeorologi terus dilakukan Pemkot Batu termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Selain melakukan pembersihan sungai, pengecekan dam air hingga melakukan normalisasi sungai untuk meminimalisir terjadinya banjir, retaining wall juga di bangun untuk mengantisipasi terjadinya bencana tanah longsor.
Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan hal tersebut berdasarkan dari letak topografi Kota Batu berada di wilayah perbukitan sehingga potensi bencana alam tanah longsor cukup tinggi.
Retaining wall ini adalah kontruksi berbentuk dinding, dilakukan pembangunan pada jalur Jurang Susuh, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji.
“Pembangunan dilakukan, mengingat beberapa waktu lalu terjadi longsor tebing jalan hingga memakan sebagian badan Jalan Jurang Susuh dan tidak bisa digunakan dengan normal,” katanya, Rabu (8/11).
Pembangunan retaining wall itu sendiri dimaksudkan untuk menjaga kestabilan agar bidang tanah tak bergeser sehingga bentuk dan struktur dari bidang konstruksi dibuat solid, agar yanah dapat ditahan dengan baik dan menekan terjadinya peristiwa longsor susulan.



















