Hal ini berarti semua tugu yang memang berdiri di atas tanah fasum dibongkar seluruhnya tanpa memandang tugu tersebut milik perguruan silat mana.
“Kami khawatir ada adek-adek kami yang tidak tahu dan nekat bergerak sendiri tanpa komando di atasnya. Kami ingin agar semisal tugu perguruan silat A ditertibkan, tugu milik perguruan silat lainnya juga ditertibkan,’ pungkasnya.
Sementara itu Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengaku, sudah melakukan mapping terkait lokasi-lokasi mana saja yang dijadikan sasaran utama penertiban tugu ini. Dia memastikan semua tugu di atas tanah fasum ditertibkan.
Selama pelaksanaan penertiban, pihaknya juga turut andil dalam hal pengamanan yang mana penertiban di Kecamatan Pakel berjalan lancar dan aman, Rabu (8/11/2023). Dia berharap masing-masing pemilik tugu setidaknya mau membongkar tugunya sendiri.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk membantu, karena tujuannya di sini adalah untuk memastikan Tulungagung kedepan menjadi lebih baik tentunya,” kata AKBP Teuku Arsya Khadafi.
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Dhita Septiadarma



















