Sebenarnya, Indana bermaksud memindahkan perawatan anaknya ke RS Bhayangkara Kediri yang ternyata adalah tipe B.
Ia merasa keberatan kalau anaknya dirawat ke RSUD Gambiran karena jaraknya yang terlalu jauh.
Pasalnya, ia juga masih harus memikirkan dua anaknya yang lain serra suaminya yang bekerja mencari nafkah.
“Ke pihak rumah sakit ini (RSUD Kilisuci) tidak boleh karena alasannya nanti harus ada tanda tangan pulang paksa. Kalau saya pulang paksa dan masukkan lagi di Bhayangkara, otomatis Kartu Indonesia Sehat (KIS) dibekukan dan saya sudah minta bantuan BPJS juga dan kemanapun,” ungkap Ibu tiga anak ini.
Indana semakin geran ketika mendapat keterangan dari dokter agar bersabar dulu menunggu perawatan di RSUD Kilisuci.
“Ini kan sudah beberapa hari tidak ada perubahan dan saya inginnya anak saya cepat sembuh,” pungkasnya.
Sementara itu Niken, Humas RSUD Kilisuci saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut masih belum memberikan respon.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Irwan Maftuhin


















