Kediri, SEJAHTERA.CO – Sebagai upaya peningkatan ketrampilan penanganan kecelakaan darurat di lingkungan sekolah dan masyarakat, Senin (20/7/2026) pagi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri menggelar sosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) ke siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kediri di Tarokan.
Sementara kegiatan ini akan berlangsung hingga tanggal 24 Juli 2026. Setelah dari MAN 1 Kediri akan ke MAN 2 Kediri, MAN 3 Kediri, MAN 4 Kediri dan MAN 5 Kediri.
Sebelumnya Dinkes Kabupaten Kediri melakukan kegiatan yang sama ke SMA Negeri 1 Plosoklaten, SMA Negeri 1 Plemahan dan SMA Negeri lainya di Kabupaten Kediri.
Novianti Indah Fatmawati, SKM., M.Kes, Ketua Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri mengatakan, kegiatan ini diikuti 40 peserta siswa di MAN 1 hingga MAN 5 Kabupaten Kediri ataupun siswa SMA N Plosoklaten dan SMA Negeri Plemahan. Mayoritas peserta adalah anggota Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah tersebut.
Baca Juga :Dugaan Penipuan Titik Lokasi SPPG, Satreskrim Polres Tulungagung Lakukan Pendalaman
“Kegiatan digelar satu hari di masing-masing sekolah dan waktunya selama tiga jam dengan dua pemateri,” ujar Novianti
Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini, adalah memberi pembekalan keterampilan siswa yang ikut pelatihan untuk care atau peduli pada situasi gawat darurat akut ketika melihat temannya atau warga di lingkungannya saat kesetrum, pingsan, tersedak atau serangan jantung mendadak.



















