”Ini kajian untuk Tahun 2024 , jika tidak dimitigasi dengan baik, maka akan terjadi korban jiwa maupun materi,” ungkapnya, ungkapnya, Jumat (2/1).
Sebab itulah kesiapsiagaan perlu ditingkatkan oleh seluruh masyarakat, baik pelaku usaha, pelaku wisata dan lain-lain. Dari BPBD Kota Batu sendiri telah mewacanakan membuat alat Automatic Weather Station (AWS) untuk mendeteksi ancaman banjir bandang, dengan menggandeng salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Malang.
Alat tersebut nantinya dapat difungsikan dalam mengukur ketinggian muka air di bagian hulu. Jika air di hulu sudah mencapai batas tertentu, maka akan memunculkan notifikasi bahaya yang akan diterima di daerah hilir.
Reporter : Arief Juli Prabowo



















