Disperdagin mengakui jika selama 10 tahun terakhir tidak ada pergerakan Pemkot Kediri untuk membangun atau memperbaiki Pasar Loak Kaliombo.
“Terkait permintaan dari pedagang akan kami komunikasikan dengan OPD. Keberadaan mereka akan tetap kami pertahankan,” tutur Wahyu.
Wahyu berharap agar para pedagang tetap berdagang dan tidak ada lagi yang keluar. Disperdagin meminta waktu dua minggu sebelum nantinya kembali melakukan koordinasi dengan para pedagang.
Memang belum ada rencana pembangunan di Pasar Loak Kaliombo, akan tetapi Disperdagin akan mengusahakan 2024 ini akan dilakukan pembangunan dan perbaikan di Pasar Loak Kaliombo.
Disperdagin telah membuat grand design terkait penataan PKL di beberapa ruas jalan seperti di Jalan Sekartaji, Jalan PK Bangsa, dan Jalan Pattimura.
Terkait realisasinya, Wahyu belum bisa memastikan karena 2024 merupakan tahun politik. “Eksekusi mungkin akan kami koordinasikan lagi setelah Pilpres,” pungkas Wahyu.
Reporter : Dhea Safira
Editor :



















