Tak mau mengambil risiko, dia pun memutuskan untuk meminta petugas pemadam kebakaran untuk mengevakuasi.
“Sekitar 10 menit kami lakukan proses evakuasi. Sementara waktu ular itu kami evakuasi ke Mako Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Trenggalek,” pungkasnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat musim hujan. Pasalnya saat musim hujan terjadi peningkatan laporan evakuasi ular.
Selain ular, merujuk data, sarang tawon vespa affinis juga paling sering dievakuasi dari rumah warga. Namun, dari laporan tahun lalu, evakuasi ular paling sering dilakukan di Kabupaten Trenggalek.
“Kami himbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, serta selalu menjaga kebersihan rumah beserta lingkungannya tempat tinggal,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















