Sepanjang perjalanan, tak sedikit yang memberikan angpao kepada barongsai. Tangan warga disodorkan ke mulut barongsai. Angpau yang dibungkus amplop kecil warna merah dan kuning itu berisikan uang. Warga keturunan Tionghoa percaya jika memberikan angpao bakal diberikan kemakmuran dan kesuksesan.
Ya, pawai barongsai dan liang liong sendiri merupakan tradisi tahunan yang digelar memeriahkan Imlek. Pawai sendiri juga dalam rangka memeriahkan Cap Go Meh. Cap Go Meh digelar 15 hari setelah perayaan hari pertama Imlek pertengahan Februari lalu.
Bagi warga keturunan Tionghoa, Cap Go Meh merupakan momen yang juga ditunggu. Pada momen ini biasanya sanak keluarga pulang kampung. Di rumah dipasang aksesori. Mulai lampion hingga pernak-pernik dan buah-buahan. Termasuk diantaranya kuliner khas Cap Go Meh. Yakni lontong dicampur opor ayam, telur rebus hingga rebung.
Pada Imlek 2575 tahun ini ditunggu para warga yang memiliki shio Naga Kayu. Naga kayu sendiri memiliki ciri khas kekuatan. (ziz)



















