“Minggu Minggu ini kita akan rapat di Kemenparekraf, nanti akan tahu kapan mulai dibangun,” imbuhnya.
Untuk tahapan awal sebelum dilakukan pembangunan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperdakum) untuk pemerataan lahan. Pasalnya pasca dilelang dan dibongkar lahan yang berada di pusat kota tersebut masih terbengkalai dan ditanami tumbuhan liar.
“Pasar lanang itukan aset dari Disperdakum, karena dulu pasar. Nanti untuk tahap awal pemerataan lahan akan dibiayai dari APBD 2024,” pungkas Judha.
Eks Pasar Lanang tersebut rencananya akan menjadi pusat kegiatan dari kesenian, ekonomi kreatif, kuliner hingga kriya batik.
Reporter : Sony Dwi Prastyo



















