Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Sapi dari Program Hibah Ternak Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) tahun anggaran 2024 yang dikelola kelompok masyarakat atau pokmas di Desa Jatirejo Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, diduga raib tak berbekas.
Informasinya, pokmas yang diketuai oleh Mohammad Agus Misbah ini pada tahun 2024 menerima bantuan Program Hibah Ternak Pemprov Jatim tahun anggaran 2024.
Bantuan berupa ternak sapi itu turun pada 30 Oktober 2024 sekitar pukul 19.34 WIB. Kemudian, ternak sapi sekitar 8 ekor itu dititipkan di kandang warga.
Namun anehnya, keesokan harinya sapi – sapi bantuan itu raib dari kandang. Padahal saat ternak datang, disaksikan oleh Alfian Insom Sekretaris Desa Jatirejo, babinsa, bhabinkamtibmas, serta anggota pokmas.
Baca Juga :Sebanyak 98 Siswa MAN 2 Kota Kediri Lolos SNBP dan PTKIN hingga ke Luar Negeri
Tak pelak, kondisi sapi yang raib tanpa bekas dan hanya menyisakan kandang pinjaman menjadi buah bibir warga. Mereka pada saling bertanya terkait keberadaan sapi bantuan tersebut.
“Waktu sapi datang, saya juga ada dan sempat memberi makanan. Keesokan harinya sudah raib,” ujar Sunardi, anggota pokmas dan ayah pemilik kandang yang dipinjam, Minggu (12/4/2026) malam.
“Seingat saya, Pak Carik Insom juga ada di sana menyaksikan sapi datang di kandang milik anak saya yang dipinjam pokmas,” sambungnya.
Sementara itu, Alfian Insom Sekretaris Desa Jatirejo saat ditemui di kantor desa mengaku tidak tahu keberadaan sapi bantuan tersebut. Yang ia tahu, sapi dipindahkan di suatu tempat.
Namun ia mengaku pernah diberitahu dan diperlihatkan oleh Mohammad Agus Misbah ketua pokmas jika lolos pemeriksaan Inspektorat Provinsi Jatim.
“Kalau sapinya yang tahu keberadaannya ketua, hanya saja saya pernah dikabari sudah diperiksa inspektorat provinsi dan tidak ditemukan adanya tindak pidana korupsi,” kata perangkat desa yang mengaku anggota pokmas ini.



















