“Ada banyak faktor terkait naiknya jumlah pemilih, tentu ini tidak terlepas dari bantuan penyelenggara, pemerintah serta teman teman media agar masyarakat menggunakan hak pilihnya,” imbuh Anwar.
Kendati demikian pihaknya masih memiliki PR terkait 15 persen DPT yang tidak datang ke TPS. Apalagi pada November mendatang akan diselenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
“Memang kondisinya seperti apa dilapangkan kita tidak tahu, apakah golput atau ada faktor lain. Tapi yang jelas mendatang dalam Pilkada jumlah partisipasi masyarakat bisa sama atau bahkan naik,” pungkas Arwan.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor



















