Namun saat ditanya terkait masjid yang megah dengan anggaran cukup fantastis, ia menjawab bahwa itu keinginan Wali Kota Madiun.
Saat dikonfirmasi terkait lansia yang non muslim ia mengatakan akan dibangunkan tempat ibadah lain namun tempatnya tidak disitu.
“Bagi yang non muslim, nanntinya akan dibangunkan tempat ibadah dan akan diantar jemput oleh petugas,” jelasnya.
Saat ditanyai terkait haruskah dibangun masjid dengan begitu mewahnya, apakah tidak digunakan buat lainnya? Aflah menjawab bahwa Kota Madiun banyak uang.
Untuk diketahui proyek Pondok Lansia dan masjid menelan anggaran cukup besar sekitar Rp 9,4 miliar.
Pada bangunan tersebut ada tiga 3 dinas yang menaungi yakni Dinas Sosial, Dinas Perkim sebagai pengelola taman dan Dinas Pertanian.
Reporter:Rio/Andik
Editor : Gimo Hadi Wibowo



















