Dia menyebut sengaja tidak memberikan hadiah berupa uang seperti lazimnya perlombaan dengan berbagi pertimbangan.
“Termasuk kenapa kita tidak menggelar lomba-lomba tradisional seperti tarik tambang dan panjat pinang. Kita antisipasi risiko-risiko seperti potensi kecelakaan, jadi kita hindari langsung adanya kontak fisik atau adu kekuatan,” jelasnya.
Kegiatan itu menyedot animo para warga binaan. Mereka terlihat antusias mengikuti perlombaan. Gelak canda tawa tak jarang mewarnai setiap mereka mengikuti lomba. Salah satunya adalah olahraga hula hoop.
Olahraga untuk emak-emak itu mengundang gelak rawa, karena olahraga itu memerlukan keahlian khusus agar gelang bisa terus memutar.
“Selain pekan olahraga ini ada beberapa kegiatan lain dalam rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60. Mulai donor darah hingga pemeriksaan kesehatan seluruh warga binaan dan pembersihan MCK di seluruh Indonesia dalam upaya pemecahan rekor muri,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















