“Sangat disayangkan sumber mata air yang masih jernih ini digunakan untuk mencuci pakaian. Detergen yang digunakan untuk mencuci itu yang bahaya. Jadi tidak boleh lagi masyarakat mencuci pakaian di sumber mata air ini. Nanti kita carikan solusi untuk masyarakat yang biasanya mencuci di sumber mata air ini,” terang Zanariah.
Terakhir, Zanariah juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keberadaan pohon-pohon ini. Karena keberadaan pohon ini telah memberi banyak manfaat untuk mempertahankan eksistensi air tanah. Pemerintah Kota Kediri pun terus berkomitmen menjaga sumber mata air dengan melaksanakan penanaman pohon secara bergilir di beberapa titik.
Turut mendampingi Kepala DLHKP Kota Kediri Imam Muttakin, Camat Pesantren Widiantoro, Camat Kota Arief Cholisudin Yuswanto, Kabag Prokompim Adi Wicaksono, Lurah Tosaren Joko Prayitno, dan Lurah Bawang Ahmad Sofan Alif Fatikan, Pokdarwis Sumber Bulus, Sumber Cakarsi, dan Sumber Soyo.
Editor: Dhita Septiadarma



















