“Alhamdulillah untuk korban jiwa nihil. Karena ketika air sudah kelihatan besar, masyarakat mengungsi. Kamis (18/4/2024) sekitar pukul 21.00 WIB hujan deras, kemudian sekitar pukul 01.00 WIB (Jumat) banjir bandang datang. Ketika itu masyarakat sudah siaga merujuk kejadian banjir sebelumnya,” ujar Kades Munjungan, Agus Setiawan.
Dari hasil identifikasi BPBD Trenggalek secara menyeluruh di Bumi Menak Sopal, Bencana hidrometeorologi pada 18-19 April lalu mengakibatkan puluhan rumah rusak. Ada sebanyak 46 rumah terdampak longsor di 13 desa dari 6 kecamatan serta empat rumah dan sebuah masjid rusak terdampak banjir.
Dilaporkan, sebanyak 591 rumah di 18 desa dari 8 kecamatan terdampak. Jumlah itu belum termasuk dampak lainnya seperti kerusakan fasilitas sosial maupun fasilitas umum hingga melumpuhnya perekonomian akibat konektivitas yang terputus sementara waktu akibat longsor yang menutup akses jalan. Pasca peristiwa itu, petugas gabungan terus melakukan upaya pemulihan.
“Kami mewakili masyarakat Desa Munjungan mengucapkan terima kasih atas perhatian seluruh stake holder. Terutama kepada bapak bupati Trenggalek yang sigap melalui TAPD yang sudah turun ke lokasi,” kata dia.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















