Namun berbeda dengan rute jalan sehat pada umumnya, Lurah Klampok memilih rute pematang sawah. Peserta jalan sehat menikmati rute dengan pemandangan alam, udara yang segar dan aliran sungai menambah suasana pedesaan begitu terasa.
“Kelurahan Klampok sebagian besar terbentang tanah pertanian dengan total 135 hektar, namun hanya 6 hektar yang ditanami padi sehat,” jelas Caesar.
Mohammad Caesar Alfonso menjelaskan Kelurahan Klampok terdapat banyak Kelompok Wanita Tani (KWT) yang merupakan salah satu kelembagaan petani.
Anggotanya terdiri atas wanita yang berkecimpung dalam kegiatan pertanian dan berkebun. Tujuan meningkatkan perekonomian melalui pekarangan rumah yang ditanam dengan berbagai jenis tanaman, seperti sayur, rempah rempah, dan buah. Hasil tanaman tersebut dapat diolah untuk kebutuhan internal ataupun dijual.
“Kami sebagai tuan rumah panen raya padi sehat kali ini,mendukung inovasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar menanam padi sehat sehingga hasil panen bisa dikonsumsi masyarakat serta menjaga ketahanan pangan. Semoga semangat kelompok tani di Kelurahan Klampok bisa diikuti kelurahan lain,” pungkasnya.
Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Editor : Gimo Hadiwibowo



















