Blitar, SEJAHTERA.CO – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar gencar blusukan pasar hewan.
Hasilnya, petugas DKPP Kota Blitar yang blusukan menemukan hewan yang dijajakan berpenyakitan.
Sasaran inspeksi mendadak atau sidak petugas DKPP adalah Pasar Hewan Dimoro yang terletak di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Pasar ini merupakan pasar terbesar di Blitar. “Karena setiap hari pasaran pedagang tak hanya dari Blitar saja melainkan luar Blitar juga. Makanya jelang kurban kami intensif sidak,” kata Kepala DKPP Kota Blitar, drh Dewi Masitoh, Kamis (6/6).
Dia mengatakan hewan kurban yang disidak bukan hanya kambing saja melainkan sapi jadi sasaran. Jumlah yang dicek ratusan ekor dengan sistem random atau acak.
“Sidak ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban. Petugas langsung bisa mengambil tindakan jika ditemukan hewan kurban dalam kondisi sakit,” katanya.
Dia menyebut dari 300 sapi yang dicek, petugas berhasil menemukan kurang lebih 18 hewan yang terkena penyakit. Ada sapi ada pula kambing.
Di antaranya 4 ekor terjangkit Lumpy Skin Disease (LSD), ada juga 9 ekor helminthiasis, bovine ephemeral fever (BEF) dan caplak 2 ekor hingga scabies 3 ekor.



















