“Masih ada anak yang tidak tahu mana cabai rawit, cabai keriting dan cabai besar. Makanya dengan mereka menanam ini mereka jadi paham. Selain itu anak-anak lebih menghargai pangan tidak lagi menyisakan makanan,” jelasnya, Rabu (5/6/2024).
Sementara itu, Kepala KPwBI Kediri Choirur Rofiq mengatakan tujuan dari Sekolah Peduli Inflasi ini salah satunya agar anak-anak paham memanfaatkan lahan terbatas.
Seperti di sekolah, lahan terbataspun bisa ditanami dengan tanaman yang menjadi sumber inflasi yang sebenarnya dibutuhkan sehari-hari. Seperti, tomat, cabai rawit, dan cabai merah.
“Sehingga harapannya mereka tidak hanya menanam di sekolah saja. Mereka bisa menanam di rumah juga. Sehingga kebutuhan bisa dipenuhi rumah tangga sendiri,” pungkasnya.
Editor: Dhita Septiadarma



















