Pernah ada ibu-ibu yang mengikuti pelatihan proses pembuatan emping singkong ini di rumahnya.
“Setelah mendapatkan singkong bagus, kami kupas satu per satu dan rendam semalaman agar racun-racunnya hilang. Selanjutnya, bahan baku ini kami kukus dengan bumbu khusus dan giling pakai mesin manual sampai menjadi adonan.”
“Kemudian, adonan tersebut kami cetak tipis-tipis, jemur sampai kering, dan siap digoreng serta dibumbui dengan bubuk rasa pedas, keju, atau original,” lanjutnya.
Untuk pemasaran, emping singkong siap goreng dijual seharga Rp 35 ribu per kilogram. Ali memberikan diskon untuk pesanan banyak atau grosiran dengan harga Rp 32 ribu per kilogram. Para konsumennya tidak hanya berasal dari Jombang, tetapi juga dari luar kota seperti Sidoarjo dan Kediri.
“Kami berharap emping singkong siap goreng ini bisa lebih dikenal banyak orang, khususnya di kota santri. Bahkan emping ini bisa dijadikan oleh-oleh khas Jombang dan awet sampai berbulan-bulan. Kini olahannya juga sudah dipasarkan di marketplace dan media sosial,” harapnya.
Selain emping singkong, Ali juga memproduksi getuk goreng dengan isian gula jawa maupun rasa-rasa kekinian.
“Kami juga siap menjual Prigel’s singkong yang sudah digoreng dengan rasa original bawang atau rasa barbeque. Selain kripik singkong gurih dan renyah ini, kami juga membuat getuk frozen siap goreng,” tutupnya.
Reporter : Taufiqur Rachman
Editor : Gimo Hadiwibowo



















