Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Satu jamaah haji asal Kabupaten Tulungagung dipulangkan lebih awal dan sudah tiba di rumah pada Sabtu (22/6/2024).
Pemulangan jamaah haji tersebut dikarenakan kondisi kesehatannya yang mengalami demensia (kondisi penurunan kemampuan berpikir dan ingatan seseorang yang umumnya terjadi pada lansia atau usia 65 tahun ke atas).
Kasi Pemberangkatan Haji dan Umroh (PHU), Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung, Suryani mengatakan, satu jamaah haji yang dipulangkan lebih awal itu yakni Hj. Minem warga Desa Pulosari Kecamatan Ngunut. Jamaah haji itu dijemput oleh petugas Kantor Kemenag Tulungagung di Asrama Haji Surabaya.
Pada saat menjalankan rangkaian ibadah haji, diketahui Hj. Minem sendiri sebenarnya sudah menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji tersebut sampai selesai. Namun karena masalah kondisi kesehatan, maka petugas kloter dan petugas Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) memulangkannya lebih awal.
“Hj. Minem ini mengalami penyakit demensia berat usai menjalankan semua rangkaian ibadah haji, sehingga diputuskan untuk segera dipulangkan,” kata Suryani, Selasa (24/6/2024).
Sesuai dengan jadwal, ungkap Suryani, seharusnya jamaah haji asal Tulungagung dari kloter 89, 90 dan 91 Tulungagung sudah tiba di tanah air pada Rabu (17/7/2024). Sedangkan untuk jamaah haji kloter 92 Tulungagung, sesuai jadwalnya baru tiba di tanah suci pada Kamis (18/7/2024).
Meski saat ini sebenarnya rangkaian ibadah haji sudah selesai, namun para jamaah haji yang sedang berada di tanah suci bisa memanfaatkan sisa waktu tersebut untuk keperluannya masing-masing.
Hanya saja, untuk jamaah haji yang terkendala kondisi kesehatan, terpaksa harus dipulangkan lebih awal.



















