Pj Walikota Zanariah Terima Studi Banding UNFPA dan Kemendagri, Harap Kota Kediri Bisa Dijadikan Lesson Learned Daerah Lain dalam Penurunan AKI

Angka Kematian Bayi Kota Kediri
Pj Wali Kota Kediri, Zanariah memberikan pemaparan pada kunjungan Studi Banding UNFPA dan Kemendagri.(foto: protokol dan komunikasi pimpinan)

Sementara itu, Programmer Specialist for Reproductive Health United Nations Find For Population Activities (UNFPA) Sandeep Nanwani menutukan bahwa dalam rangka akselerasi penurunan angka kematian ibu, model yang dikembangkan adalah model perencanaan penganggaran terintegrasi. Selama ini program kerjasama UNFPA dengan Pemerintah Indonesia mendukung 5 kabupaten salah satunya Kabupaten Jember.

Baca juga: FGD Pemanfaatan TIK pada Smart City, Diskominfo Kota Kediri Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Karena di sana angka kelahirannya tinggi, jumlah populasinya tinggi, dan angka kematian ibu juga tinggi. Pada Kabupaten Jember dilakukan pendampingan dari seluruh proses perencanaan penganggaran, mengidentifikasi masalah, mengeidentifikasi akar penyebab, menetapkan prioritas sampai dengan mengintegrasikan ke dokumen perencanaan daerah hingga ditelusuri kegiatannya dan juga dipantau.

Read More

“Karena hal itulah kita juga ingin lihat di Kota Kediri yang tidak didampingi ini. Pertama, seperti apa cara penurunan angka kematian ibu ini, kerjasama antar OPD nya, proses mengatasi masalah dan menetapkan prioritas kegiatan juga ingin kami dengar dalam rangka memperbaiki model yang ada. Kedua dalam rangka membuat langkah-langkah untuk scale up. Lalu ingin belajar juga kira-kira apa yang bisa menurunkan angka kematian ibu dari segi kerjasama antar OPD yang nanti bisa kita pikirkan bersama untuk langkah-langkah scale up dari kegiatan perencanaan penganggaran ini,” jelas Sandeep Nanwani.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *