Tahap I Bantuan Modal Usaha DBHCHT Disalurkan ke 5.617 Pelaku UMKM Kota Kediri

bantuan modal kota kediri
Pemerintah Kota Kediri menyalurkan bantuan modal usaha.(foto: diskominfo)

“Jadi Bapak/Ibu, pilih akses pembiayaan usaha hanya di tempat yang legal dan aman. Seperti, program kredit “KURNIA”, koperasi RW dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan. Pesan saya hindari pinjaman online ilegal atau rentenir,” pesannya. Dengan adanya bantuan modal usaha DBHCHT untuk masyarakat Kota Kediri ini Wahyu berharap mampu melesatkan perekonomian masyarakat Kota Kediri agar lebih makmur.

Penyerahan bantuan modal usaha juga diisi pemateri dari Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Wahyu Wasono. Dalam arahannya Wahyu menyampaikan tentang kewajiban pelaporan pemanfaatan bantuan modal usaha serta, petunjuk teknis belanja dan pelaporannya. Menurutnya pemberian bantuan modal usaha DBHCHT ini merupakan bagian dari program pembangunan strategis, sehingga tugas Kejaksaan memastikan bahwa pelaksanaan bantuan modal usaha tepat sasaran, tepat waktu dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Kami hadir untuk mengawal agar panjenengan semua mampu menerima, mengelola dan mempertanggungjawabkannya karena dalam Perwali Kota Kediri sudah dijelaskan bahwa bantuan modal usaha yang Bapak Ibu terima harus dipertanggungjawabkan paling lambat dua bulan sejak penyaluran,” terangnya.

Read More

Wahyu menambahkan, bantuan yang diberikan bukan bersifat bantuan konsumtif sehingga perlu RAB atau rencana pembelanjaan dari bantuan modal tersebut. “Bapak Ibu telah memenuhi kualifikasi dan sudah lolos verifikasi menjadi penerima bantuan modal. Mengingat kualifikasi penerima tidak gampang, diantaranya harus memperhitungkan masa aktif usaha, jumlah pekerja, omzet, dll. Dengan adanya bantuan dari pemerintah ini semoga usaha panjenengan semakin meningkat,” ujarnya.

Baca juga: Pj Walikota Zanariah Ikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia

Sebagai salah satu penerima bantuan modal usaha, Rika Yuliana penjual jus buah asal Ngronggo mengaku bersyukur dan senang. Setiap harinya, Rika mengaku berjualan jus dengan cara dititipkan ke toko-toko serta dijajakannya secara keliling. Adanya bantuan modal ini akan Ia manfaatkan untuk membeli blender, cup sealer, serta bahan baku untuk jualannya. “Saya sudah jualan jus buah hampir 10 tahun, dan tahun ini alhamdulillah saya lolos menjadi penerima bantuan modal usaha. Dengan bantuan ini, tentu bisa menambah modal saya untuk membeli keperluan dan bahan baku yang saya butuhkan sehingga bisa memajukan dagangan dan bisa meningkatkan omzet penjualan saya,” harapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *