“Kita juga berikan dua unit tandon air, yang ditempatkan di dua dusun, biar warga bisa mengambil air,” terang Masun.
Masun juga menambahkan, nantikan setiap pekan akan dilakukan droping dua kali dalam sepekan. Hal ini untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi ratusan KK yang terdampak, terutama untuk air minum serta memasak.
“Kebutuhan yang penting kan untuk konsumsi, kita cukupi setiap pekan dua kali droping,” Imbuhnya.
Masun juga menyebut, jika potensi kekeringan di akan meluas. Sebab, diantara dua dusun tersebut masih ada satu dusun tambahan yang sudah masuk dalam assessment dari BPBD.
Baca Juga :Umumkan Jumlah DPS, Komisioner KPU Ponorogo: Hasil Coklit Bertambah
Ia memastikan jika dusun tersebut yakni Joso yang dihuni oleh 145 KK dari 400 jiwa.
“Satu dusun sudah masuk assessment, jika memang diperlukan maka kita lakukan droping air,” pungkasnya.



















