Dampak Kenaikan Harga BBM Sebabkan 15 Pembangunan Infrastruktur di Tulungagung Tersendat

Dampak Kenaikan Harga BBM Sebabkan 15 Pembangunan Infrastruktur di Tulungagung Tersendat
Petugas saat melakukan proses perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Tulungagung. (isal/memo)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dan belum adanya instruksi dari pimpinan membuat proses pembangunan jalan di Kabupaten Tulungagung tersendat pada triwulan kedua.

Akibatnya, perbaikan terhadap belasan ruas jalan rusak di wilayah Kabupaten Tulungagung molor untuk dikerjakan.

Plt Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Ahmad Rifai Sodik mengatakan, tahun 2026 alokasi anggaran perbaikan infrastruktur mencapai Rp320 miliar.

Read More

Penggunaan anggaran untuk perbaikan infrastruktur itu akan dibagi ke dalam empat triwulan.

Secara rinci, pada triwulan pertama anggaran yang telah digelontorkan mencapai senilai Rp 80 miliar untuk perbaikan 10 ruas jalan di Kabupaten Tulungagung.

Saat ini, progres perbaikan ruas jalan itu sudah mencapai 50 persen meski terdapat beberapa proyek perbaikan yang sudah hampir selesai dikerjakan.

Baca Juga :Koper CJH Ponorogo Dikumpulkan 24 April 2026, Maksimal 32 Kilogram

“Pada triwulan pertama, total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp80 miliar dan saat ini baru diserap 50 persen,” kata Ahmad Rifai Sodik, Rabu (22/4/2026).

Saat ini, ungkap Sodik, seharusnya sudah memasuki triwulan kedua, namun jalannya proses perbaikan jalan di Tulungagung rupanya tidak sesuai dengan perencanaan.

Pasalnya, saat ini terjadi eskalasi kenaikan harga BBM dunia, sehingga pihaknya harus membuat perencanaan ulang untuk proses perbaikan jalan pada triwulan kedua.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *