Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Data dari BPBD Kabupaten Ponorogo menunjukkan, memasuki awal September 2024 wilayah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Ponorogo semakin meluas.
Baca Juga :Kekeringan Parah, Ratusan KK di Ponorogo Harus Ambil Air ke Hutan
Terbaru, kekeringan di Kabupaten Ponorogo melanda Dukuh Bungur Desa Bungkal Kecamatan Bungkal dan Dukuh Krajan Desa Pangkal Kecamatan Sawoo, sehingga harus meminta droping air bersih ke BPBD Kabupaten Ponorogo.
Pasalnya, dua wilayah baru yang mengalami kekeringan tersebut sudah tidak memiliki sumber air layak konsumsi sejak beberapa minggu terakhir.
Total ada 78 kepala keluarga (KK) dari dua wilayah tersebut yang terdampak kekeringan.
Baca Juga :Dua Anak Meninggal Diduga Dianiaya Ibunya, ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Kediri Kota
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Ponorogo, Masun mengatakan seusai mendapatkan permintaan droping air bersih, pihaknya langsung memeberikan bantuan berupa tandon air serta juriken.
Untuk Dukuh Bungur Desa Bungkal, terdapat 58 KK yang terdampak kekeringan, sedangkan di Dukuh Krajan Desa Pangkal Kecamatan Sawoo, terdapat 20 KK.



















