Daerah terdampak kekeringan itu berpotensi meluas seiring potensi curah hujan saat memasuki musim penghujan. Untuk itu warga diimbau memanfaatkan sebaik mungkin bantuan air bersih karena jumlahnya terbatas.
Baca Juga :KPU Ponorogo Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Dua Bapaslon, ini Hasilnya
“Hingga saat ini sebanyak 122 (kali) tangki air bersih kami distribusikan, kemudian 98 terpal, 88 tandon, 20 tandon lipat, dan 320 jurigen,” jelasnya.
Tak hanya BPBD Trenggalek, distribusi air bersih untuk 24 desa terdampak kekeringan di 10 kecamatan yang mengakibatkan sebanyak 9.092 jiwa dari 3.245 kepala keluarga mengalami krisis air bersih itu, juga dilakukan pihak terkait lainnya.
Baca Juga :Kebakaran Wahana The Legend Star, Manajemen JTP Group Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
“Kami bahu-membahu bersama menanggulangi dampak bencana kekeringan ini,” pungkasnya.



















