Mendapati pakan ternaknya terbakar, pemilik kandang tersebut kemudian berusaha memadamkan api di jerami. Karenakan api dengan cepat membesar, warga pun turut membantu sembari melapor ke Damkar.Setelah mene
ma laporan itu, sekitar pukul 13.39 WIB petugas segera berangkat ke tempat kejadian kebakaran (TKK) untuk melakukan upaya pemadaman. Namun dikarenakan lokasi TKK yang jauh dari markas Damkar Tulungagung, petugas baru tiba di TKK sekitar pukul 14.10 WIB.
Baca Juga :Puncak Musim Kemarau, Suplai Air Bersih di Dusun Bangsri Ngetrep Kediri Berlanjut
“Lokasi TKK yang jauh menjadi hambatan bagi kami untuk segera melakukan proses pemadaman tersebut,” ungkapnya.
Tiba di TKK, dua mobil damkar dan dua truk tangki untuk suplai air terjun memadamkan api. Proses pemadamannya sendiri berlangsung selama kurang lebih satu jam dan api benar-benar bisa dipadamkan sekitar pukul 15.10 WIB.
Baca Juga :Tewas Tertabrak Bus Harapan Jaya di Depan SPBU Tamanan Kota Kediri, Sempat Terseret 50 Meter
Berdasarkan hasil olah TKP, dipastikan jika penyebab kebakaran itu lantaran tumpukan sampah yang terbakar di dekat kandang yang berisi pakan ternak. Disimpulkan kebakaran murni karena kesalahan manusia atau human erorr.
“Skala kebakarannya tergolong kecil, tetapi total kerugian kebakaran ini mencapai Rp 20 juta. Kejadian kebakaran ini murni kelalaian manusia,” pungkasnya.



















