Untuk harga juga sudah sesuai HET. Yakni Rp 16 ribu, karena ini pangkalan. Kalau di pengecer bisa lebih,” katanya.
Baca Juga :TSBD Terbentuk di Desa Tiron Kecamatan Banyakan
Lokasi terakhir adalah di agen elpiji di Jalan Cemara Kota Blitar. Di lokasi ini petugas mengecek stok. Hasilnya stok juga normal. Ketika menerima kiriman dari pasokan, langsung didistribusikan ke pangkalan. “Agen juga aman,” katanya.
Tim menduga kelangkaan elpiji disebabkan karena tingginya konsumsi warga. Selain itu, penggunaan yang melebihi sehingga cepat habis.
Kepala Bidang Pengawasan Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Kota Blitar, Pandu Sarasti memastikan untuk agen hingga pangkalan stom aman.
Baca Juga :Panen Raya Tembakau di Jombang, APTI Keluhkan Turunnya Harga Tembakau Kering
Hal senada juga diungkapkan, Agen elpiji Jalan Cemara, Candra Jaya juga aman lancar. “Sesuai jadwal distribusinya. Jumlahnya juga sama,” katanya.
Seperti diketahui, sejumlah warga mengeluh elpiji langka. Warga pun berbondong-bondong menyerbu pangkalan elpiji. Bahkan tak sedikit yang antre. Di tingkat pengecer stok habis.



















