Lebih lanjut, Lukman menjelaskan bahwa acara Andum Jambu ini juga menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi desa, terutama buah jambu merah Gondangmanis yang dikenal memiliki rasa manis khas dan warna kulit matang yang gelap.
“Harapannya, dengan acara seperti ini, jambu merah Gondangmanis bisa semakin dikenal luas, baik di dalam maupun luar daerah,” tambahnya.
Sementara itu, bagi warga, tradisi ini bukan hanya soal mendapatkan jambu, tetapi juga tentang merasakan kebersamaan dan semangat gotong royong.
Salah seorang warga, Irodatun Awalin, mengaku sangat antusias mengikuti acara ini.
“Ramai sekali tadi, ada arak-arakan dari setiap dusun yang berkumpul di sini. Terus rebutan gunungan jambu raksasa ini, seru sekali. Saya dapat banyak jambu, rasanya khas, manis, dan yang matang warnanya hitam. Nanti mau dimakan sama keluarga,” ujar Irodatun dengan wajah gembira.
Irodatun juga berharap tradisi ini terus berlanjut dan semakin meriah di tahun-tahun mendatang. “Harapannya ke depan semoga jambunya tambah banyak dan acaranya lebih seru lagi,” tutupnya.



















