Kamid meminta kepada warga, jika menemukan ular liar masuk rumah atau kandang ayam segera melapor ke perangkat desa atau dirinya sebagai kepala dusun.
Jika tidak memiliki keahlian jangan tangkap sendiri, segera melapor ke perangkat desa yang miliki keahlian untuk pengamanan dan pengurangan risiko akibat gigitan atau lilitan ular.
“Kami akan edukasi ke warga untuk lebih waspada terhadap hewan melata seperti ini. Ular sering turun cari mangsa ternak warga karena habitatnya berubah dan makanan juga tidak ada di musim kemarau,” jelasnya.
Baca Juga :Logistik Pilkada 2024 Datang, KPU Kota Blitar: Kotak Suara Suara Dijaga Ketat
“Selanjutnya ular akan kita lepas liarkan di wilayah yang jauh dari perkampungan penduduk,” imbuhnya.



















