“Di setiap sekolah ini punya inovasi yang berbeda-beda. Tergantung dari potensi di masing-masing sekolah. Ada yang punya generator mini, puding lidah buaya, encoenzym, dan briket,” jelasnya.
Diharapkan dari prestasi ini muncul sekolah-sekolah lain yang bisa menyusul 2 sekolah tersebut meraih Penghargaan Adiwiyata dari KLHK.
Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Anang Kurniawan, dan Kepala DLHKP Imam Muttakin.



















