Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Ramainya kabar megathrust yang diprediksi terjadi pada pesisir Samudra Hindia membuat BPBD Tulungagung segera melakukan langkah antisipasi.
Baca Juga :Dinkes Kabupaten Kediri Masih Tunggu Sampai Hasil Lab Mamin Beracun Keluar
Diketahui, masyarakat pesisir selatan Tulungagung mulai diberikan edukasi agar segera melarikan diri saat hendak terjadi megathrust.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tulungagung, Robinson Nadeak mengatakan, prediksi megathrust ini sudah menjadi perhatian secara nasional.
Pemerintah pusat juga sudah menginstruksikan agar setiap daerah segera melakukan antisipasi agar tidak ada korban jiwa.
Baca Juga :Dapatkan Rekom Ketua DPP PDI Perjuangan, Murdi Hantoro Jabat Ketua DPRD Kabupaten Kediri
Atas instruksi tersebut, pihaknya tentu memberikan atensi khusus pada wilayah pesisir selatan di Tulungagung yang tentunya berdekatan dengan Samudra Hindia.
Mengingat banyak masyarakat yang menggantungkan nasibnya hingga tinggal pada kawasan pesisir selatan Tulungagung.
“Tentu setelah keluarnya instruksi ini, kami langsung memberikan atensi di wilayah pesisir selatan, karena berhadapan langsung dengan Samudra Hindia,” kata Robinson Nadeak, Rabu (9/10/2024).
Baca Juga :Kekeringan di Trenggalek Semakin Parah, Lebih dari 32 Ribu Warga di 64 Desa Alami Krisis Air Bersih
Terkait atensi yang dilakukan, Robinson rutin memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir selatan Tulungagung untuk menghadapi megathrust ini.
Salah satu hal yang dilakukan lebih dahulu yakni agar masyarakat harus tenang dan tidak panik, sehingga bisa berpikir cepat.



















