Dugaan Penipuan Berkedok Pengobatan Alternatif, Warga di Ponorogo Rugi Belasan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Berkedok Pengobatan Alternatif, Warga di Ponorogo Rugi Belasan Juta Rupiah
Kanit Reskrim Polsek Slahung saat meminta keterangan kepada para korban. (istimewa)

“Pelaku menjanjikan kesembuhan dengan syarat uang dan perhiasan korban dibersihkan secara spiritual. Barang-barang tersebut diminta untuk dibungkus kain hijau bertuliskan huruf Arab dan disimpan di lemari,” tambah AKP Pitoyo.

Baca Juga :Satlantas Polres Blitar Jamin Biayai Sekolah hingga Lulus ABG Viral Gara-gara Minta Bantuan Polisi, Ini Latar Bekakangnya

Namun, setelah beberapa hari, pelaku tidak lagi mengunjungi korban seperti yang dijanjikan. Curiga, korban akhirnya memeriksa bungkusan kain tersebut dan mendapati bahwa uang tunai mereka telah berubah menjadi uang mainan, sementara perhiasan berharga diganti dengan rokok.

Read More

“Korban belum resmi membuat laporan, tapi kami sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengejar pelaku,” tegas AKP Pitoyo.

Baca Juga :Upayakan Kelompok Perempuan Pengrajin Besek Trenggalek Naik Kelas, Anggota DPR-RI Novita Hardini Siapkan Langkah

Sementara itu, Kepala Desa Tugurejo, Siswanto, menyatakan bahwa beberapa warga lain juga mengalami penipuan serupa, namun baru dua orang yang berani melaporkan kejadian tersebut.

“Korban lainnya masih ragu untuk melapor. Pelaku mengaku sebagai kyai dan menawarkan pengobatan spiritual di masjid sebelum menjalankan aksinya,” jelas Siswanto.

Baca Juga :Golput Diprediksi Capai 50 Persen, KPU Gandeng PWI Tulungagung untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini dan berupaya menangkap pelaku yang telah merugikan warga.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *