Debat Publik Pertama KPU Kota Kediri, Dua Paslon Memaparkan Program Unggulan 5 Tahun Kedepan

Debat Publik Pertama KPU Kota Kediri, Dua Paslon Usung Program Unggulan 5 Tahun Kedepan
Kedua Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati – Qowimuddin dan Ferry Silviana Feronica – Regina Nadya Suwono saat foto bersama dalam Debat Publik Pertama di IKCC, Jalan Urip Sumoharjo Kota Kediri, pada Jumat (01/11/2024) mulai pukul 19.00 WIB.(burhan/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Dua pasangan calon Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali (Pilwali) Kota Kediri nomor urut (1) Vinanda Prameswati – Qowimuddin (Vinanda-Gus Qowim ) dan nomor urut (2) Ferry Silviana Feronica – Regina Nadya Suwono (FREN) memaparkan program unggulannya untuk kemajuan Kota Kediri 5 tahun kedapan dalam Debat Publik Pertama KPU Kota Kediri tahun 2024 di Insumo Kediri Convention Center (IKCC) Jalan Urip Sumoharjo Kota Kediri, Jumat (01/11/2024) mulai pukul 19.00 WIB.

Baca Juga:Diduga Hendak Bunuh Diri di Jembatan Ngujang 1 Tulungagung, Warga Kabupaten Kediri Diamankan

Debat Publik ini mengusung tema “Peningkatan Sumber Daya Manusia, Kualitas Hidup dan Layanan Publik Menuju Kota Kediri yang Lebih Baik” yang ditayangkan langsung melalui live Televisi dan streaming youtube KPU Kota Kediri.

Read More

Sebelum Debat Publik Pertama  KPU Kota Kediri dimulai, para tamu undangan disuuguhkan hiburan peampilan  seni tari kontemporer Jaremblung dari Sanggar Budaya Nusantara Kota Kediri.

Pelaksanaan Debat Publik Pertama dijaga ketat oleh ratusan pesonel keamanan. Setiap pengunjung yang masuk harus menunjukkan ID Card tamu undangan. Jumlah pendukung masing-masing paslon yang dipebolehkan masuk dibatasi 200 orang saja, tim media 100 orang.

Baca Juga:Lalu Lintas di Dua Titik Trouble Spot Direkayasa Forum LLAJ Tulungagung

Meski dibatasi, massa pendukung kedua paslon ikut memeriahkan dengan membawa atribut dan sound system yang menggelegar diluar area gedung acara Debat Publik dan sempat terjadi kemacetan, namun bisa ditertibkan.

Paslon nomor urut (1) Vinanda-Gus Qowim memaparkan 7 Program Unggulan dan Pembangunan Rp 5 Miliar per Kelurahan

Tujuh program tersebut yakni, Pertama, program pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang meningkat dengan program merata. Dengan dana maksimal Rp 5 miliar yang digunakan per Kelurahan dalam pembangunan dan perlindungan sosial.

Kedua, program produktif kreatif dan inovatif yaitu, adanya biaya pendidikan dengan beasiswa S3, atlet berpestasi. Ketiga, bantuan modal serta perluasan pasar bagi UMKM.

Baca Juga:Forum Mahasiswa Madiun Raya Menyayangkan Ketidakhadiran Paslon pada Diskusi Publik Akademisi

Keempat, lingkungan dengan karbon trading sebagai Project hijau penurunan CO2, Kediri bebas sampah. Kelima, umat yaitu, layanan perpadu warga, dokter keluarga, layanan kesehatan keluarga, serta kota ramah lingkungan.

Keenam, cepat dan tepat yaitu adanya pelayanan administrasi semua kelurahan, dengan mobil pelayanan masyarakat.

Dan yang Ketujuh, infrastruktur yaitu kawasan islamic center dan revitalisasi saluran kota, serta membangun Kota Kediri yang mapan dan mewujudkan kota yang baldatun thayyibatun warabbun ghafur.

Paslon nomor urut (2) FREN memaparkan program “No One Left Behind”, Satu Keluarga Satu Sarjana, Satu RT Satu Wirausaha Baru dan Melanjutkan Prodamas Plus.

Baca Juga:Tujuh Peserta Tes CAT CPNS Pemerintah Kabupaten Blitar Gagal di Hari Pertama

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *