Menurut Nurochman, soft skill masyarakat Kota Batu perlu diasah melalui sejumlah kegiatan maupun fasilitas yang akan disiapkan oleh pemerintah melalui pendidikan non formal.
“Seperti co working space, inkubator bisnis dan balai latihan kerja, itu wajib ada di Kota Batu,” imbuhnya.
Dijelaskan, pendidikan non formal bisa dilakukan di berbagai tempat seperti di kelompok belajar, sebuah organisasi, atau melalui program pelatihan.
“Pendidikan non formal sangat penting karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi kehidupan mereka,” tuturnya.
Dengan pendidikan non formal, dapat membantu masyarakat yang ingin mengembangkan keterampilan tertentu seperti menjadi seorang seniman atau ahli komputer.
Baca Juga :Debat Publik Pilbup, Polres Ponorogo Terjunkan 300 Personel Gabungan, Akan Ada Pengawalan Ketat
Pendidikan non-formal juga memberikan kesempatan untuk belajar tentang topik yang tidak dianggap penting oleh pendidikan formal, seperti budaya, adat istiadat, atau sejarah lokal.


















